Friday, January 30, 2015

Latihan Soal Teknologi Perajutan II #KeepCalm4UAS

    1.      Pembuatan kain dengan mesin rajut bundar, akan menghasilkan kain dalam bentuk pipa/Silinder/pita spiral, sehingga kain tidak ada pinggirannya. Ditentukan oleh apa panjang kain tersebut? Dan dipengaruhi oleh apa saja lebar kain tersebut?
Jawab:  
Panjang: Banyaknya pengantar benang
Lebar: diameter silinder, jumlah jarum, ukuran kepala jarum, nomor benang, besar kecilnya tegangan pada kain.
    2.      Buatlah 2 macam susunan jarum MRB interlock dan gambar diagram prosesnya serta tunjukkan mana susunan jarum yang biasa/ umum dipakai pada industri tekstil?
Jawab:
a.      Eight lock: dihasilkan dengan susunan jarum dalam tempat jarum denan 2 jarum panjang, 2 jarum pendek. Struktur lengkapnya terdiri dari ulangan course rib 2x2 masing- masing dari jarum yang berbeda, sehingga dapat dipandang saling jerat antara 2 struktur rib 2x2
b.      Interlock: dengan jarum silinder berhadapan dengan jarum dial, menghasilkan wale dari jarum depan menutup wale dari jarum belakang seperti ditunjukkan gambar. Wale- wale ganjil dan wale- wale genap tergeser sedikit satu terhadap lainnya sehingga dua course hasil dua unit penyuap nampak menjadi satu course dalam permukaan kainnya, dengan tampak permukaan satu sama lainnya. Interlock dapat dipandang sebagai 2 struktur rib 1x1 yang saling dijeratkan. 
Yang seing digunakan di pabrik adalah interlock

    3.      Mesin rajut bundar single knit yang menggunakan pattern wheel, mempunyai jumlah jarum dalam silinder 1020, jumlah alur dalam pattern wheel (lebar patron primer dan lebar patron sekunder), serta berapa jumlah putaran pattern wheel selama satu putaran silinder!
Jawab:
Langkah I: bagi jumlah jarum oleh jumlah alur,
 jika ada sisa, maka sisa tersebut adalah lebar patron primer
jika tidak ada sisa maka jumlah alur=lebar patron primer

Hitung: 1020:102= 10, tanpa sisa
Jadi jumlah alur=lebar patron primer=102
10= jumlah putaran pattern wheel selama 1 putaran silinder

Langkah II: Bagi Jumlah alur dengan lebar patron primer
Jika ada sisa maka sisa tersebut adalah lebar patron sekunder
Jika tidak ada sisa maka tidaka ada patron sekunder
Hasil bagi langkah ini adalah banyaknya lebar primer

Perhitungan: 102:102=1, tanpa sisa
Artinya tidak punya patron sekunder dan jumlah lebar primer=1
Kesimpulan:
Lebar daerah pattern wheel primer =102, sekunder=0
Jumlah putaran pattern wheel selama 1 putaran silinder = 10
Jumlah lebar primer= 1


Hasil Bagi
Sisa
Tanpa sisa
Langkah 1
Jumlah Putaran
Lebar patron primer
LPP=Jumlah alur
Langkah 2
Jumlah lebar primer
Lebar Patron sekunder
LPS=0

4.      MRB Double knit (Rib 1x1) akan membuat kain dengan diagram proses dan spesifikasi mesin sbb:
-          Gauge                    : 18
-          Diameter mesin     : 24 inch
-          Jumlah UP             : 60
-          Rpm                      :20
-          Loop per foot        : RIB 165 jer/30 cm
-          Loop per foot        : POLOS 200 jer/30 cm
-          Benang Poliester   : 275 denier
-          Effisiensi               : 90%
Ditanya:
a.       Berapa jumlah jarum seluruh mesin tersebut?
b.      Berapa produksi course perbulan untuk RIB dan POLOS?  (C/bln)
c.       Berapa panjang benang seluruh/total? (meter/bulan)
d.      Berapa berat benang total? (kg/bln)
                   Ketentuan: 1 inch=2,5 cm  ;   1 hari=8 jam ;  1 bulan=24 hari




    5.      Dari hasil analisa kain rajut pakan bundar didapatkan diagram proses sebagai berikut:
Ditanya:










a.       Berapa track minimal MRB yang harus digunakan? (silinder=… track, Dial=… track)
b.      Bagaimana susunan jarum yang harus dipasang pada tempat jarum?
c.       Buatlah diagram camnya?

(no 5 boleh pake cara 1 atau 2)

cara2: