Friday, November 30, 2012

Sahara Pertsmuan ke empat

    Kemarin temanya adalah Funtahsin. Acaranya belajar ngaji, levelisasi tahsin. pematerinya berasal dari lembaga TARQI yaitu lembaga pelatihan tahsin yang berada di Jalan Pahlawan nomer 64, beliau bernama ustadzah Siti Rohana, biasa dipanggil ustadzah hana. alamatnya di jatihandap dan sudah mengajar di TARQI sejak 7 tahun silam. beliau adalah alumni UIN cibiru. 
   Prinsip beliau adalah "al- quran adalah pedoman hidup saya, maka harus saya baca setiap hari". hukum mempelajari isi al quran adalah fardhu ain sedangkan hukum mempelajari tajwid adalah fardhu kifayah. dalam hadis muttafaq alaih rasulullah bersabda: " orang yang membaca Al- Quran dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti. sedangkan orang yang membaca al- Qur'an dan ia masih terbata- bata dan merasa berat dalam membacanya maka ia akan mendapatkan dua pahala" Jadi semakin kualitas membaca itu bertambah maka kita sesungguhnya telah berusaha mendekati kemuliaan ini.
    Keutamaan yang Allah berikan kepada Ahlul Qur'an diantaranya adalah: 
1. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda
2. Diampuni dosanya dan tidak disiksa oleh Allah
3. Mendapatkan syafa'at (pertolongan) dari al qur'an
4. mendapatkan nikmat (derajat ) kenabian, hanya saja tidak mendapat wahyu
5. dikumpulkan bersama malaikat

Klasifikasi permasalahan dalam al- Qur'an
BAB I: Sekitar arkanul islam
BAB II: Iman
BAB III: Al- Qur'an
BAB IV: Cabang- cabangnya
BAB V: Amal
BAB VI: Dakwah kepada Allah
BAB VII: Jihad
BAB VIII: Manusia dan hubungan kemasyarakatan
BAB XI: Akhlak
BAB X: Peraturan tentang harta
BAB XI: Hal- hla yang berkaitan dengan hukum
BAB XII: Negara dan masyarakat
BAB XIII: Pertanian dan perdagangan 
BAB XV: Agama- agama

   

Tuesday, November 27, 2012

Dauroh Pengurus 1 KMI Libasutaqwa STT Tekstil


            Jum’at 23 November 2012 saya berangkat kuliah jam 7. Ternyata dosen matematika tidak hadir, sehingga saya harus pulang kembali untuk membawa tas ransel untuk berangkat dauroh ba’da isya. Saya datang lagi ke kampus sebelum sholat jumatan. Setelah itu saya membereskan surat- surat yang dibutuhkan untuk organisasi Himatteks dan memberikannya ke humas untuk ditindaklanjuti. Alhamdulilah selesai sekitar jam 1.
Jam 4 sore ada launching BUMH (Badan Usaha Milik Himatteks) dari departemen Wirausaha di depan gsg. Acaranya seru karena disana ada juga bimbingan untuk belajar merajut dan membuat bros. kami belajar bersama di sana, satu- satunya peserta yang berhasil membuat rajutan tipe ke dua adalah Ratu Nurbaiti, sedangkan saya baru belajar yang pertama. Disana sharing juga menganai pelajaran rajut tingkat 3 yang konon sangat asyik bergelut dengan mesin rajut pakan, lusi, kaos kaki dll.
Setelah shoalt maghrib panitia HUT Himatteks berkumpul untuk mengevaluasi kesiapan tiap bidang untuk hari H. Saya senang seluruh bidang konsepnya sudah rapi. Saya mohon maaf kemarin tidak turut serta dalam HUT Himatteks karena ada dauroh yang tidak bisa ditinggalkan. Saya menyerahkan surat ijin dari KMI ke ketua pelaksana selanjutnya saya berangkat bersama teman2 naik angkot hijau
 .Kami sampai di Pondok Pesantren Baiturrahman jam 9 malam. Setelah istirahat sebentar lalu kami diberikan kontrak belajar yang harus kami patuhi selama kegiatan dauroh.
Setelah itu ada materi mengenai syahadatain sebagai titik tolak perubahan oleh pak Muhammad Maftuhin alumni STT Telkom tahun 2000. Sekarang beliau bekerja di Trans Studio Bandung.
Keesokan harinya kami diberi materi mengenai Syumuliyyatul Islam oleh pak Ibnu Ramdhani. Sore harinya kami diberikan materi mengenai KMI. Tetapi pada saat ini saya tidak mengikutinya karena suatu hal.
Materi selanjutnya hari sabtu 24 november 2012. Materi hari itu lebih menarik dari sebelumnya. Dimulai jam 20.19 adalah mengenai AKPRO disampaikan oleh kang Ihsan alumni STT tekstil tahun 2004. Beliau pernah menjadi ketua DKM tahun 2008. Lalu materi tentang konsep diri.
Secara keseluruhan acaranya menarik dan member motivasi untuk kami anggota baru KMI untuk menggali lebih dalam mengenai materi yang diberikan. Kegiatan yang paling menarik adalah olahraga pagi ditemani pemandangan indah serta menentramkan hati.

 kamar kami di pondok

oke narsis dulu, padahal yang lain udah jauh tuh jalannya 

we are super akhwat

 ntar lagi yaa fotonya

 ini dia tika yang sangat semangat, memotivasi saya untuk ikut dauroh 1

Keindahan alam 

 Pendapat kami tentang tafakur


 Games tebak perubahan...

 Ukhuwah islam begitu indah

 waktunya makaan...


ibu dan anak kucing yang berkeliaran mencari makanan saat materi berlangsung 

 Tika dan Nail lagi cuci piring^^


 pondok dilihat dari lantai 2 masjid

Pengantar Manufaktur pertemuan ke 6

Setelah melewati proses tenun,  kain dapat diwarnai dengan 2 cara
1. Pencapan (printing)
    1.1 Batik : cap dan tulis
    1.2 Cap   : kasa dan mesin
    1.3 Finishing : proses penyempurnaan : perbaikan kenampakan, stabilitas dimensi, pegengan, perbaikan   sifak khusus

2. Pencelupan
    2.1 Persiapan pencelupan : pembakaran bulu, penghilangan kanji, pemasakan, pengelantangan, meserisasi, heat setting.
    2.2 pencelupan : kontinu memekai mesin HTD dan diskontinu memakai mesin HT Dying

Wednesday, November 21, 2012

Istilah dalam Teknologi Rajut


1.      Clearing pont: titik tertinggi
2.      Stitch point: Titik terendah
3.      Verset: Menggeser bak jarum dengna tujuan untuk memantapkan kain yang akan dibuat serta menghindari hasil kain rajut yang tidak sepurna
4.      Knitted fiber: dibentuk oleh jeratan jeratan benang
5.      Plain : sepihak atau datar
6.      Wale: deretan jeratan ke arah panjang kain
7.      Course: deretan jeratan ke arah lebar kain
8.      Weft knitted fabric: kain rajut pakan
9.      Warp knitted fabric: kain rajut lusi
10.  Sinker: alat untuk mendorong setiap jeratan yang baru terjadi. Jumlah sinker= jumlah jarum
11.  Dial: pelat logam yang berbentuk bundar dan mempunyai alur yang semua nya mengarah ke titik pusat dari bundaran pelat. Jumlah dial = jumlah alur pada silinder
12.  Cut: jumlah jarum per inch (menyatakan kehalusan mesin rajut)
13. Gauge: jumlah jarum per 1.5 inch, terdapat pada mesin rajut kaos kaki


Kumpul Bareng DPTTG Himatteks

Tadi Sore kami membahas mengenai Kelompok Karya Ilmiah STT Tekstil. kami berencana untuk memperpanjang pendaftaran. Silahkan bagi seluruh mahasiswa STT Tekstil Jurusan Teknik Tekstil dan Barang Jadi Tekstil untuk bergabung dengan tim ini. Kelompok ini nantinya akan berada dalam bimbingan dosen dengan tujuan bisa memproduksi suatu barang.
Silahkan langsung datang ke Student Center Himatteks dan dapatkan formulirnya. 
Berikut ini adalah agenda kami ke depan
1. Selasa 27 Novenber 2012 launching "Kelompok Karya Ilmiah STT Tekstil"
2. Rabu, 28 Novenber 2012 Pembentukan Tim
3. Kamis, 29 November 2012 Publikasi Tim
4. Senin, 3 Desember Pengarahan
5. 2 Minggu  untuk memcari ide
6. 17 Desember, penyerahan konsep
7. 18 Desember, pembuatan proposal
8. 19 Desember, perizinan


Yuk ikutan, Menambah wawasan untuk karya ilmiah 

FOTO KELAS Grup 1T3 dan 1T4 STT Tesktil

     Hari ini kami sudah merencanakan untuk membuat foto kelas di Jonas. Kami berankat ba'da Shoalt Dhuhur. walaupun hujan gerimis bukan penghalang bagi kami untuk memanfaatkan momen ini sebagai bonus ditengah kesibukan kuliah yang padat. kami rombongan naik angkot menuju ke lokasi pemotretan. tempatnya tidak jauh dari kampus. kami menunggu di lantai dua. sambil menunggu kami berfoto dengan menggunakan kamera hp.
       Ketika tiba giliran kami, langsung saja kami berjajar rapi di temapt yang telah disediakan, sayangnya ada yang tingginya tidak alami, alias disuruh fotografer untuk memakai pijakan kayu untuk membuat foto lebih proporsional. Seusai berfoto kami melihat slide shownya sambil menahan tawa akibat pose unik dari teman- teman kami.  semua larut dalam suasana itu, foto itu akan terlihat lebih manis saat lulus dari STT Tekstil kelak. 
      Seusai Berfoto kami menuju ke BIP untuk sekedar mencari makanan dan nongkrong. setelah itu kami kembali ke kampus untuk melanjutkan mata kuliah praktikum kimia. pengalaman pertama bagi saya praktikum sendiri karena partner saya tidak hadir. alhamdulilah semua berjalan dengan lancar. semoga kekeluargaan grup T3 T4 selalu terjaga untuk membangun kompetisi dengan saling memotivasi satu sama lain.


Tuesday, November 20, 2012

Manufaktur pertemuan ke 5

Kemarin kami mengelilingi laboratorium barang jadi tekstil. secara garis besar kami belajar
1. penyempurnaan pemantapan panas (mesin stenter)
fungsinya: mengeringkan kain, mengatur lebar, menghilangkan lipatan.
ciri- cirinya: biasanya setelah masuk mesin ini terdapat lubang2 halus di pinggir kain
2. Pewarnaan
Cat (colet), batik, printing
3. Pencelupan
dalam pencelupan ada dua metode, yaitu metode pencelupan dengan temperaatur dan tekanan tinggi (temperatur diatas 100 derajat c dan tekanan diatas 1 atm) menggunakan mesin Han ke HTHP dengan cara kain dimasukan dalam tabung lalu dididihkan menggunakan gliserin sambil diputar dan metode kontinu menggunakan mesin Pedder yaitu cara merekan zat warna dengan cara di press.

setelah masuk ke salah satu metode diatas dapat dilanjutkan dengan proses fiksasi melalui mesin SPENTER atau ROLLER BACHER atau STEAMER (menggunakan tenaga uap dari mesin boiler)



Wajah Baru Kampus STT Tekstil


Melihat mahasiswa yang sering nongkrong di depan gedung A duduk2 di lantai yang kadang- kadang kurang bersih mungkin menjadi perhatian perti, sehingga di sana sekarang dibuatkan tempat duduk dari besi yang sederhana tapi bagi kami mahasiswa sangat membantu untuk bersosialisasi antar mahasiswa, diskusi atau mengerjakan tugas dari bapak ibu dosen. 





Lapangan Mulitifungsi STT Tekstil di depan Gedung B terlihat lebih elegan dari sebelumnya. dibalut dengan warna biru menggambarkan kesegaran. Menurut teman- teman saya apabila lewat pinggir lapangan, "rasanya pengen deh berenang di sana" hehe Saking miripnya sama kolam renang. T.O.P banget kan kalau habis kuliah menyegarkan diri dengan "imajinasi berenang". Hal unik lainnya adalah warnanya sama dengan kaos angkatan ELASTIS 2012


 Ini baru rancangan logo elastis, filosofinya sih simple. Dari awal menjadi maba kita selalu bersama membangun elastis, tapi dimanapun kita berada, walaupun terpisah, akan tetap kembali menyatu seperti karet yang diregangkan oleh kedua tangan lalu dilepas, maka akan kembali ke keadaan semula.

Monday, November 19, 2012

Silaturahim Himatteks dan Himakit STT Tekstil

       Himpunan mahasiswa Jurusan yang terdiri dari Himatteks (Himpunan Mahasiswa Teknik Tekstil dan Barang Jadi Tekstil) dan Himakit (Himpunan Mahasiswa Kimia Tekstil) mengadakan acara Silaturahim di Gedung serba guna. acaranya adalah saling mengenal departemen yang ada di dalam organisasi tersebut dengan cara mempresentasikan visi dan misi organisasi dan masing- masing departemen. Terlihat secara garis besar kami saling belajar dari keorganisasian satu sama lain. contohnya seperti Himakit yang memiliki logo per departemen, sedangkan himatek belum punya. ada juga perbedaan unik mengenai departemen pendidikan di himatteks berdiri sendiri sedangkan di himakit, masuk ke departemen penelitian menjadi divisi pendidikan ditemani oleh divisi litbang. 
      Seusai Isoma peserta dikumpulkan lagi untuk mendengarkan dan menyaksikan MOU antara Himatteks dan Himakit. Setelah itu kami melingkar, berbaur dengan pengurus himatteks dan himakit sehingga rasanya kekeluargaan semakin erat diantara kami. ada games, makan snack, kesan pesan dan foto bersama. semua terangkum dalam agenda kami sore hari ini. Semoga kerjasama antara dua himpunan ini dapat berjalan dengan lancar. salam merah biru.

Saturday, November 10, 2012

Lomba Karya Tulis Ilmiah STT Tekstil dan Seminar Think Tekstil.

     Viskosa bekerjasama dengan Think Tekstil dan Indotekstil mengadakan lomba karya tulis ilmiah di kampus. Kemarin 5 orang finalis mempresentasikan hasilnya di Gedung serba guna STT tekstil. akhirnya terpilih 3 orang berikut: Juara pertama Laela Kurniati dengan karya yang berjudul Melestarikan Warisan Indonesia lewat permadani, Juara kedua Nurul Anwar dengan karya yang berjudul Peranan perguruan tinggi tekstil dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli tekstil. Juara ketiga saya sendiri dengan judul Potensi sutera angkat tekstil menjadi Leading sector Manufaktur. 
       Ini adalah pengalaman pertama saya untuk presentasi karya individu di depan mahasiswa tekstil. Awalnya saya tidak percaya, tapi ini kenyataan. padahal sebelumnya belum pernah sampai titik ini. awalnya sempat kehilangan kata kunci, tapi setelah masuk ke kata investasi, semua kembali berjalan dengan lancar. jadi penampilan saya kurang maksimal pada waktu itu. 
         Saya melihat ke penonton ada sahabat saya di sebelah kanan, beberapa anggota Himatteks, Viskosa dan KMI ada disana. pandangan mereka begitu memberi motivasi untuk saya. saya terus berupaya untuk memberikan yang terbaik.
          Pada seminar think textile ada mahasiswa dari luar STT Tekstil yang bertanya mengenai perbedaan mahasiswa di jerman dan indonesia. Menurut pak Gunawan, Mahasiswa kita kurang menguasai konsep dasar, di jerman mahasiswa yang sudah memiliki konsep dasar tinggal mengambil pengetahuan mana yang akan ditindaklanjuti sebagai inovasi. Menurut Ibu Ida, rumus- rumus praktis yang beredar itu sebenarnya tidak membangun mahasiswa kritis untuk tahu dari mana asalnya dan bagaimana aplikasinya. Menurut pak Widodo membangun konsep dasar itu seharusnya sudah dilakukan dari awal pendidikan dasar. tapi apabila konsep dasar itu belum terbangun atau masih rancu, belum terlambat untuk menatanya. Menurut saya jawaban dari 3 dosen ini saling melengkapi dan menguatkan, saya merasa ada kekompakan di dalamnya.
      Mungkin ini sedikit nasihat yang agak mirip dengan masalah pencarian judul karya ilmiah. bagaimana kita mau memulai sedangkan konsep dasar belum terkuasai. bagaimanan kita dapat judul sedangkan teknis kerjanya belum tergambarkan di dalam angan. ini adalah evaluasi yang perlu kami perhatikan, sejujuenya saya agak menyesal tidak mampu menjawab pertanyaan dewan juri yang sifatnya mengajak.
     Di akhir acara kami berfoto bersama dengan pak Gunawan, pak Widodo, Bu Ida dan Ketua Pelaksana, Ka Hadi. Walaupun struktur bahasanya kurang rapi, tp sedikit keinginan masuk final di SMA, sekarang terwujud.



         

Thursday, November 8, 2012

Amal Jama'i plus Praktek di Organisasi KMI Libasuttaqwa STT Tekstil

     3 November kemarin, tepatnya sebelum berangkat mabim kami diundang untuk mengikuti kajian dengan tema "urgensi amal jama'i" yang disampaikan oleh pak Ahmad Toharudin alumni STT Tekstil tahun 1993. Beliau membagi amal jamai menjadi 6 bahasan. 
1. Prasyarat
2. Definisi
3. Mekanisme
4. Syarat
5. Alasan
6. Tujuan

1. Prasyarat melakukan amal jamai itu memnag berat, yaitu harus mampu mengelola diri sendiri dengan rapi, teratur dan terkontrol serta mampu menyelesaikan masalah pribadi. Nah dari kompetensi MANDIRI yang kita punya maka kita dinyatakan telah siap untuk hidup berkelompok membawa nilai yang kita punya.
2. Definisi, secara umum amal jamai maksudnya melaksanakan amalan secara bersama- sama.
3. Syarat untuk melakukan amal jamai
     3.1 ada Tujuan
     3.2 ada Metodologi / manhaj
     3.3 ada Kiyadah/pemimpin
     3.4 ada Jundiayah/anggota
     3.5 ada Tandim/ Pengorganisasian/ struktur
4. Alasan mengapa amal jamai harus dilakukan
    4.1. Kebutuhan yang tidak bisa dihindari oleh manusia
    4.2. Fitrah seluruh alam
    4.3. Kewajiban Syar'i
5. Tujuan
     5.1. Distribusi amal
     5.2 Meringankan beban dakwah
     5.3 Menumbuhkan potensi

     Disamping itu beliau menenrangkan bahwa kita harus siap menjadi anggota dan kita harus siap ketika ditunjuk sebagai pemimpin. contohnya Khalid bin walid pemimpin pasukan perang pernah digantikan oleh umar bin khatab sehingga khalid menjadi tentara biasa. tetapi performanya tetap kuat untuk membela islam. 
     Perbedaan antara kelompok dan gerombolan terletak pada tujuan dan orientasinya. Jadi jangan meremehkan peran kita sekecil apapun di dalam organisasi dan jangan menganggap remeh staf dibawah kita sekecil apapun perannya, karena apabila satu anggota saja pergi dari organisasi maka organisasi akan rapuh dan rentan untuk gagal melaksanakan program kerja. analoginya kalau ban mobil mewah kelhilangan satu mur saja, lau tidak segera dipasang yang baru maka mur mur yang lain akan ikut lepas, sehingga ban terlepas, maka mobil mewah dengan 3 roda tidak akan mampu berjalan. 
         Di akhir acara kami banyak merenung apa yang telah disampaikan tadi merupakan motivasi untuk membangun organisasi apa yang akan kita bawa untuk menjadi tanggung jawab dikemudian hari. tiba- tiba kami diberikan tugas untuk membuat panitia even besar. nah ini langsung dipraktekan. terpilihlah panitia inti. Ketua: Irfan Handri
Sekertaris: Tika Khoirunisa
Bendahara: Bryan
Koordinator acara : Bilqisth dan Rizki
Koordinator Pubdekdok: Tanjung dan M Rizki
Koordinator Humas: Maulana dan Romiyana
Koordonator Logistik dan danus: Elis dan Anto
koordinator Konsumsi : Manda dan Erza

Rapat selanjutnya hari sabtu tanggal 10 November 2012, semoga kami dapat melaksanakan amanah ini. semangaat.
      

Magang di DPTTG Himatteks

       Kemarin 7 November 2012 kami mengadakan koordinasi di depan sc himatteks jam 5 sore. kami membicarakan mading dpptg untuk dipasang besok senin, minggu ini adalah bagian dpttg untuk menggarap mading. kami menyusun konsep untuk mading ini. konsep diusulkan oleh teh zahra. kami menyusun beberapa tambahan konten seperti artikel teknologi tekstil, zodiak dan pengenalan anggota himatteks ke publik dengan foto- foto kegiatan mabim. kami ingin membuat mading ini bermanfaat bagi seluruh mahasiswa STT Tekstil. tanggal 8 November 2012 jam 5 kami akan memulai mengerjakan mading dengan konsep yang telah disusun.
         Penambahan konten pada hari ini adalah pojok golongan darah dan background mading yang lebih berwarna dengan kertasyang biasa dipakai untuk menghias sepeda pada saat 17 agustus.

          Ini dia Mading DPTTG ^^

        

Monday, November 5, 2012

SEMINAR KARYA TULIS ILMIAH STT TEKSTIL 2012



            Tanggal 5 November 2012 organisasi Himatteks departemen Penelitian dan pengembangan teknik tekstil dan barang jadi tekstil mengadakan seminar yang diadakan di fashion outlet depan kampus STT Tekstil dengan pembicara bapak Gunawan, Ketua jurusan Teknik tekstil. Rasanya senang sekali bisa bertemu pak Gunawan yang dulu waktu jaman SMA hanya saya tonton hanya lewat youtube, sekarang bisa memperhatikan beliau presentasi tentang keunikan tekstil di kampus bersama keluarga baru saya, Himatteks. Sambutan diberikan oleh ketua DPTTG dan ketua umum himmateks.
Penelitian yang akan direncanakan adalah penelitian payung, dimana mahasiswa teknik tekstil, barang jadi tekstil dan fashion desain bergabung untuk menghasilkan sebuah produk inovasi baru yang out of box. Materi yang diberikan memang sangat menarik, tapi saya bingung mulai dari mana ya? Masalah listrik belum paham apalagi masalah mesinnya. Sehingga saya belum berani bertanya. Belum bisa tergambar di atap bagaimana penelitian akan berlangsung. Beliau bercerita juga mengenai penelitiannya saat S2 di jerman, secara garis besar mengenai memperbaiki sistem perhitungan tekstil dalam 3 dimensi. Beliau juga memperlihatkan garis besar penelitian tentang rajutan bersama beberapa dosen dan satu mahasiswi bernama Fitri.
Uniknya sewaktu teman saya menanyakan keberadaan penelitian frame kacamata dari tekstil, ternyata sudah diaplikasikan dan dipakai oleh pak Gunawan saat itu juga. Kacamata itu terasa lebih ringan dan enak dipakai. Muncul juga gagasan membuat alat peredam suara untuk alat music dari bahan cavelar. Tapi sayang sekali harganya mahal.
Seminar kecil ini memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mengembangkan tekstil. Menurut pengalaman saya, membuat karya ilmiah itu harus memahami seluk beluk objek penelitian. Sehingga kami ingin belajar ilmu dasar apa saja yang dibutuhkan dalam penelitian. Saya merasakan manfaat meneliti itu begitu kompleks meluas ke bidang yang lain, sayapun pernah gagal, belum pernah berhasil. Semoga dengan tim yang solid kami menemukan ide yang mampu direalisasikan berupa produk. 

MABIM BLOWING OUTDOOR Himatteks 2012



            Mabim (Masa Bimbingan) Himatteks outdoor adalah rangkaian acara dari mabim sebelumnya bertempat di vila merah lembang. Peserta berjumlah 38, 1 orang ijin, sehingga jumlah peserta nya 37. Kami berangkat pada Hari Sabtu, 4 November 2012 pukul 13.45 naik truk hijau yang bertuliskan BEKANG DAM III/SW 5970-III.
            Setelah sampai di tempat tujuan, kami berjalan cukup jauh untuk mencapai vila merah. Kami mendirikan tenda di halaman depan. Herannya tidak ada tikar atau alas lain untuk tidur. Hanya terpal yang digelar di depan tenda. Adzan pun berkumandang, nah pemandangan indah dari tempat perkemahan terpancar indah menarik perhatian kami. Lampu2 kota bersatu memancarkan sinarnya.
            Makan malam pun tiba, kami makan bersama melingkar di dekat tenda. Rasanya hangat walaupun dingin, karena kami senang menjadi keluarga baru di himatteks. Selepas makan malam saat nya kami melakukan penjelajahan malam. Kami dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok ayam atau kelompok 1 terdiri dari aji, laili, saya, hilma, ayu, Zahra, nurul, sugi dan yoga. Kami berangkat dengan bergandengan tangan, menembus pekatnya malam, dengan nyanyian hymne himatteks di perjalanan. Tugas kami adalah mencari petunjuk anak panah dan menyelesaikan tugas di 4 pos yang telah disediakan serta melewati pos- pos bayangan. Menurut kami yang paling berkesan adalah pos 3.
            Perjalanan kami berakhir di pos alumni dengan agenda sharing bersama. Setelah pagi hari pulang dari perjalanan, kami segera mandi dan menghangatkan badan di depan api unggun. Semua kelompok telah kembali dari perjalanan sekitar jam 5 pagi. Agenda selanjutnya adalah pemecahan kasus. Lalu pembagian departemen di himatteks untuk tugas magang. Kebetulan saya masuk ke departemen penelitian dan pengembangan teknik tekstil dan barang jadi tekstil. Ini dia pertama kali kenalan sama kakak2 DPTTG



Setelah itu kami sampai di kampus jam 1 siang. Untuk menjadi anggota tetap himatteks masih panjang, tapi kami optimis YAKUSA. Himatteks… aktif bersatu.

Friday, November 2, 2012

SAHARA pertemuan ke tiga

    Hari ini pematerinya datang dari Mahasiswa ITB jurusan kimia angkatan 2008, nama beliau adalah teh Lintang. Temanya adalah beuty with Hijab part two. hari ini teknis nya lebih ke arah sharing. Terkadang masyarakat menilai bahwa jilbab itu adalah kebudayaan arab, padahal sebenarnya dulu di arab sewaktu thowaf juga belum ada bahan tekstil seperti saat ini. bangsa arab mulai menggunakan kain panjang untuk perjalanan jauh untuk melindungi diri dari keadaan gurun pasir yang panas. Jadi adanya jilbab itu adalah inisiatif masyarakat jaman dahulu untuk mengikuti perintah di dalam kitab suci. 
      Masyarakat jahiliah sering diidentikan dengan kebodohan intelektual. padahal maksudnya bukan begitu. bukankah ilmu- ilmu sains berasal dari ilmuan arab? jadi intelektualitas bangsa arab tidak kalah dengan bangsa lain. lalu apa maksudnya? jadi jahiliah itu adalah keaadaan masyarakat yang tidak mau menerima kebenaran dari nabi, sehingga sering diidentikan dengan kebodohan. pada akhirnya timbul lah multi tafsir. 
      Beliau juga mengajak para audiens untuk segera berjilbab dengan sebuah perumpamaan tong sampah. apabila kita akan memisahkan sampah organik dan non organik tentu saja kita harus memberi label di dua tong sampah berbeda agar masyarakat tahu tong sampah mana yang mereka butuhkan. dengan sendirinya sampah yang masuk akan sesuai dengan label yang kita tempel tadi. Nah ini sama dengan manusia. kadang kita merasa tidak siap berjilbab karena belum merasa diri kita pantas untuk mendekat kepada Allah. tapi kalau menunggu kesempurnaan itu datang tentu saja itu hal yang sulit. maka beliau menganjurkan untuk menggunakan jilbab terlebih dahulu sebagai label seorang muslimah. kita berjilbab untuk mencapai ridho Allah , sedangkan manfaat lain yang datang itu hanya sebagai bonus. Seiring dengan jilbab itu bersama kita maka attitude kita akan bermetamorfosa dengan sendirinya. Selain menjadi role model bagi mahasiswa lain, kita pun sebenarnya menjaga diri serta belajar jadi leader untuk diri sendiri dan  orang lain.
    closing opiniin dari saya, Pernah dengar penampilan yang tertolak karena image orang lain terhadap asumsi umum kan? yah ini lah yang sering terjadi pada teman- teman kita yang ingin mengenal islam tapi keburu down gara- gara sebuah image yang tergambar dari asumsi publik. Nah tugas kita kan dakwah, jadi muslimah itu sebaiknya fleksibel. Hatinya kuat dari hegemoni lingkungan sedangkan kepribadian mampu berinteraksi dengan berbagai lapisan. berusaha menaikan grade, dari mahasiswa kupu2 menjadai mahasiswa kura2. Bukankah impian semua orang adalah dunia ada di tangan, tetapi akhirat tetap di hati? So, siap jadi leader masa depan?