Tuesday, January 15, 2013

Hey Mahasiswa, Tunjukan Jati Dirimu

Di jaman yang serba modern telah tersedia berbagai kemudahan yang dapat mengarahkan anak muda untuk berkreatifitas sesuai dengan bidang yang mereka tekuni. Akan tetapi bertia mengejutkan datang dari industry music Indonesia yang sering di remiks untuk mengetahui kemiripan music yang ada.bahkan dari hal- hal yang sederhana. Pernah kah anda mendengarkan intro dari sebuah lagu menebak bahwa ini lagu suatu band terkenal manca Negara, akan tetapi ketika anda sampai di bait pertama dengan kecewa anda mengatakan, “Tebakan saya salah, ini lagu berbahsa Indonesia”. 
Mengikuti jejak karir sukses para tokoh idola mereka, satu persatu band indie masuk dapur rekaman. Membuat potensi menghasilkan rupiah untuk mengais rejeki sehari-hari. Kita sebagai bangsa Indonesia tentu bangga melihat bangsa kita bisa bersaing dengan Negara lain. Akan tetapi kita sebagai Mahasiswa punya tanggung jawab yang lebih besar, disamping kebangggan yang kita rasakaan saat ini. Apa itu? Bukankah kita akan merasa bersemangat ketika mendengarkan hal yang positif? Ketika orang lain memeberikan kepercayaan pada kita, bukankah itu tantangan yang membuat kita bersemangat untuk menapaki hidup? Ini dia, ciptakan lirik positif dalam konsumsi lagu sehari- hari. Yah memang ada kalanya kewajaran muncul di saat masa muda, contohnya masalah cinta dalam pencarian jati diri. Tapi akan berbeda kalau kita mengalihkan konsentrasi kita kepada hobi yang menyenangkan. Sampai2 ada orang yang ketika sedang bekerja atau belajar menganggap dirinya sedang bermain, karena mereka menikmati aktivitas itu dari Hati.
  
So pada intinya wajar kok kalo kita kagum dengan penyanyi artis papan atas, tapi tidak lantas kita meniru seluruh gaya hidupnya.. Bukankah keindahan suara adalah anugrah tuhan YME.  Kadang kita mengira budaya asli Indonesia itu terlalu kaku, padahal kita tak tahu apa yang kita lakukan itu sudah benar atau secara tidak sadar kita meniru SDM disekitar kebiasaan serta lingkungan kita. Nilai yang kita bawa sejak kecil kadang terus bertentangan dengan lingkungan, disinilah proses dimana kebanggaan mahasiswa mencapai jati diri yang sebenarnya. Bertanya kepada siapa saja , mulai mengumpulkan nilai- nilai yang saling mendukung atau saling berlawanan, sampai akhirnya anda merenungkan pribadi anda telah melewati sekian lama proses unik menemukan pencarian jati diri. “Ini aku yang sebenarnya”

Strategi Dakwah

Dakwah itu perlu memperhatikan:
1. Product Knowledge, bagaimana kita mengemasnya untuk di respon oleh orang lain
2. Market Approuch, merubah dari apatis menjadi simpatis lalu membela selanjutnya mengorbankan jiwa.

3. Competitors, perlu ada riset sosial. Lihat paham lain yang sedang berintegrasi
4. How to sell, tidak memaksa, tapi menawarkan.
5. How to become a model, menjadi seorang yang mudah memahamkan sesuatu yang berguna bagi orang lain. memberdayakan diri dengan keilmuan mutakhir. "Perbaiki dirimu, berdayakan orang lain"

Sumber: Pengurus DPP PKS

Thursday, January 10, 2013

Membuat Batik bersama HIMAKIT

Beberapa hari yang lalu Himpunan Mahasiswa Kimia Tekstil Mengadakan even membatik untuk seluruh Mahasiswa STT Tekstil. Disana kami membuat batik mulai dari proses mencanting, mencelup, melorot malam sampa di jemur. Himakit memperkenalkan proses membatik kepada mahasiswa baru khususnya jurusan kimia teksil disamping itu beberapa anak teknik dan garmen ikut berpartisipasi. kami didampingi selama proses pembuatan batik. pertanyaan- pertanyaan dari para peserta dijawab dengan ramah oleh panitia. kami senang dapat mengenal kebudayaan indonesia seperti batik ini, walaupun ukuran kainnya kecil tapi sangat berkesan. kami juga mendapat sertifikat. semoga acara yang diadakan himakit tentang batik dapat lebih bervariasi lagi. mungkin bisa ditambah mencolet untuk pewarnaan yang lebih kompleks. trimakasih untuk Himakit. Semoga semakin sukses dengan program kerjanya^^

 Welcome ^^


 
 Informasi Batik

 Proses mencanting

 Mencanting itu butuh ketelitian

 Kesalahan teknis, kompor tidak menyala. malam mengental. akibatnya tidak tembus ke kain

 Karya Mahasiswa Kimia Tekstil 


 kumpulan kain yang motifnya sudah dilapisi malam

 celup warna merah, lalu dilorot

 Dijemurr. beress^^


Wednesday, January 9, 2013

Behind the Scene Acara Bedah Buku "Menyimak Kicau Merajut Makna" Karya Ustadz Salim A Fillah

Lima Hari telah berlalu. Semenjak selesainya acara bedah buku beberapa panitia merindukan syuro yang unik sebelum acara bedah buku, jarkom dari koordinator atau ketagihan ingin mengadakan acara lagi. Masih ingat kan postingan mengenai materi amal Jama'i? postingannya tanggal 8 november, tetapi kegiatannya tanggal 3 november. Dimana kami dibagi menjadi beberapa bidang untuk membentuk sebuah kepanitiaan. Pada waktu itu kami punya pendamping atau sc untuk membimbing kami dalam memproduksi sebuah acara. Jobdesknya sudah jelas, akan tetapi teknisnya masih kurang rapi. contohnya bidang acara terlalu lama membuat rundown, terlambat menghubungi pembicara, kurang disiplin memulai acara dsb.

Meskipun sewaktu hari H kekurangan staff, akan tetapi beberapa bidang mampu bekerja secara maksimal dengan sdm yang terbatas. Acara ini memang rancangan angkatan 2012 (kualitas) tetapi kami dimudahkan oleh kakak tingkat yang membantu kami di setiap sudut acara. Trimakasih atas kerja sama teman- teman dan departemen kaderisasi yang merencanakan kepanitiaan ini semoga kami tidak mengecewakan.





Beberapa orang yang tergabung dalam kepanitiaan mungkin berpendapat, "Ini pengalaman pertama saya membuat acara seperti ini". 

Mungkin kita pernah melihat acara semacam ini beberapa kali atau bahkan puluhan kali. Akan tetapi kali ini kita merasakan bagaimana menjadi panitia, bukan peserta. Tentu saja kita belajar apa yang diinginkan orang sebagai peserta, karena posisi kita saat itu panitia. Dalam proses koordinasi, kita menjadi tahu karakter teman- teman kita. Menjadi modal kita untuk saling tafahum.

Alhamdulillah saran mengenai pengadaan quisioner dapat diwujudkan. Ada beberapa orang yang memuji acara karena hiburannya, ada yang mengeluhkan sound system atau mengeluhkan pelayanan dari penerima tamu. Semua adalah evaluasi bagi kita. Seorang yang bijak berkata pada kami bahwa ilmu organisasi itu seperti ilmu berenang. Apabila tidak menceburkan diri maka kita sulit untuk mengerti. Sama seperti apa yang kita rasakan, ketika dulu kita pernah menjadi peserta, kita tidak akan tahu bagaimana kesulitan panitia untuk menyukseskan acara. Seandainya sekarang kita merasa belum mengerti semuanya, tapi jangan khawatir.

Kita pernah melakukannya.

Netbook aset yang berharga

Semenjak notebook saya terkena suatu musibah , saya menjadi tersadar betapa banyak kenangan saya bersama netbook ini dari kelas 1 SMA. Beberapa hari kemarin saya belum sempat posting lagi karena hal tersebut. Saat ini tidak bisa digunakan lagi. Kalaupun bisa saya menginginkan netbook ini diperbaiki dari pada membeli yang baru. mungkin karena kerusakannya sudah menyentuh bagian yang vital sehingga netbook ini belum bisa diperbaiki sampai saat ini. saya tidak akan buru- buru membeli yang baru, akan tetapi akan saya usahakan untuk tetap posting. Setelah melihat statistik ternyata pengaruhnya tidak terlalu signifikan. trimakasih pembaca setia textileup ^^

Saturday, December 15, 2012

Lomba Memasak Antar Departemen KMI Libasuttaqwa

Departemen Kaderisasi membuat perlombaan memasak untuk akhwat dan Futsal untuk ikhwan. Acara dimulai dari jam 13.30 sampai jam 16.30. Peserta lomba berasal dari angkatan tahun 2012, 2011, 2010 dan 2009. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat ukhuwah antar kader. Setelah memasak selesai, Dewan Juri bernama teh Putri langsung mencicipi dan menilai hasil masakan peserta. 

 Departemen Kemuslimahan

 Departemen HUMAS

 Departemen DKM

 Departemen Keuangan

Departemen AKPRO

Masih dalam rangkaian lomba memasak adalah membuat minuman dengan kondisi mata tertutup, sehingga peserta yang maju hanya mengandalkan interuksi dari teman di belakangnya. Jarak antara galon dan gelas cukup jauh sehingga ada yang menabrak pohon kecil dekat galon, ada yang terlampau jauh dari tujuan, serta ada lagi yang mencari es dengan meraba- raba meja. walaupun turun hujan tapi acara ini tetap meriah dengan dukungan dari masing- masing departemen. 

 Atur strategi setiap departemen

 Panitia sudah siap dengan bahan-bahan di meja

diputar dulu untuk pemanasan

 okee kita mulai di hitungan ke tiga...

 bersedia, siap, ....

 mulaiii....

meraba- raba meja mencari es batu

 wah tampaknya tim Badan Keuangan sudah selesai, disusul oleh tim AKPRO disampingnya, apa yang terjadi?

pemirsa.. ternyata tim AKPRO menjadi runner up pada lomba membuat minuman
*tepuk tangan riuh

Seusai membuat minuman, peserta diminta presentasi makanan yang telah dibuat dengan nama dan filosofinya menggunakan undian nomor. masing- masing nomor tekandung aturan pemakaian bahasa yang berbeda- beda. Ada yang presentasi menggunakan bahasa Jawa, Sunda, Inggris dan yang paling beruntung menggunakan bahasa indonesia. Nah presentasi selesai, saatnya makaan. kami saling mencicipi lotek buatan departemen lain. rasanya bervariasi, pedasnya pun memiliki level berbeda beda. 




Pengumuman pemenang di akhir acara, Juara pertama diraih oleh Departemen AKPRO (Akademi dan Profesi) sedangkan Juara kedua diraih oleh Departemen HUMAS. Selamat kepada para pemenang. untuk yang belum menang, tahun depan masih ada kesempatan. 

KMI Libasuttaqwa. karena kita bersaudara.

Friday, December 14, 2012

Pra Musda (Musyawarah Daerah) FSLDK ke XXII Bandung Raya


Kami pergi ke kampus IKOPIN sekitar pukul 13.30. di tengah perjalanan kami menghadapi hujan yang sangat deras, sehingga kami menepi sebentar. setelah itu kami melanjutkan perjalanan dan sesampainya di sana kami basar kuyup. pandangan akhwat- akhwat yang baru saja keluar ruangan tertuju pada kami, tanpa ragu kami langsung menaiki tangga mendekati mereka. kami mendapatkan informasi bahwa trainningnya telah selesai, tapi kami belum ketinggalan teknikal meeting nya. seusai sholat kami mengikuti teknikal meeting yang diadakan di graha suhardani. setelah selesai mencatat hal- hal yang harus dibawa untuk musda tanggal 21,22 dan 23 Desember kedepan kami keluar ruangan sambil berkenalan dengan beberapa mahasiswa dari kampus lain. Setelah itu sekalian kami promosikan acara bedah buku "Menyimak Kicau Merajut Makna" tanggal 5 Januari. Mereka terlihat antusias mendengarnya, beberapa mahasiswa sudah akrab dengan buku ustadz Salim A Fillah. 



 Kami memakai Jas Hujan, tapi tetap saja basah karena banyak deburan air dari roda2 kendaraan


 Kondisi jalan yang banjir di Jl. Cinunuk membuat kendaraan melambat

 roda- roda kendaraan bak turbin yang memutar air berwarna cokelat pekat

 Teknikal meeting dimulai