Monday, October 8, 2012

Praktikum A-1 Menentukan Isi dan Massa Jenis Zat Padat


I.       MAKSUD DAN TUJUAN
1.      Mempergunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup untuk mencari isi.
2.      Menimbang dengan neraca teknis untuk menentukan massa.
3.      Menentukan isi dan massa jenis dengan Asas Archimedes.

II.    TEORI DASAR
1.      Untuk mengukur panjang atau diameter suatu benda dan tebal benda dapat di pergunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup.
a.       Jangka sorong adalah alat ukur panjang dengan ketelitian 0,05 mm atau 0,005 cm. Jangka sororng mempunyai 2 skala, yaitu skala utama dan skala nonius.
b.      Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang mempunyai ketelitian 0,005 mm atau 0,0005 cm. Mikrometer sekrup mempunyai 2 skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Pada skala nonius ditunjukkan oleh selubung lingkaran luar.
2.      Neraca Teknis dan Neraca Analitis.
a.       Neraca teknis adalah alat yang digunakan untuk menentukkan massa suatu benda. Ketelitian membaca neraca teknis adalah 10 mg, memiliki batas maksimum 1000g dan batas minimum 10 mg.
b.      Neraca analitis adalah alat yang digunakan untuk penimbangan yang memerlukan ketelitian lebih kecil daripada 1mg. Batas maksimum muatan neraca analitis adalah 200 mg.
3.      Hukum Archimedes.
Sebuah benda yang dicelupkan dalam zat cair (baik seluruh atau sebagian) akan mengalami gaya keatas sebesar berat zat cair yang dipindahkan.
Persamaan Archimedes :


FA=ρ.g.V



 

Dimana : FA   = Gaya keatas yang dialami benda
V      = Volume benda yang tercelup dalam zat cair
ρ       = massa jenis zat cair
g       = percepatan gravitasi
Jika : Berat benda > gaya keatas, benda akan tenggelam, ρ benda > ρ zat cair
Berat benda = gaya keatas, benda akan melayang, ρ benda = ρ zat cair
Berat benda < gaya keatas, benda akan mengapung, ρ benda < ρ zat cair
III. ALAT-ALAT
1.      Neraca teknis dengan batu timbangan.
2.      Jangka sorong dan micrometer sekrup.
3.      Tali untuk menggantung zat padat.
4.      Bangku kayu dan bejana gelas.
5.      Thermometer.
IV. LANGKAH KERJA
1.      Cara I (Statis)
a.       Panjang, lebar dan tebal zat padat diukur dengan jangka sorong (titik nol alat-alat diperhatikan).
b.      Tebal zat padat diukur dengan micrometer sekrup.
c.       Pada tiap-tiap pengukuran masing-masing dilakukan 5 sampai 10 kali (ditentukan oleh asisten). Pengukuran dibagi sekian kali ini sehingga simetris / merata letaknya pada zat padat.
d.      Massa zat padat ditimbang dengan neraca teknis.
e.       Temperatur kamar sebelum dan sesudah percobaan dicatat.
2.      Cara II (Dinamis)
a.       Zat padat digantungkan pada neraca timbang.
b.      Segelas air diletakkan dibawahnya, sehingga batang itu terendam air seluruhnya. Kemudian ditimbang sekali lagi.
c.       Temperatur zat padat (temperatur kamar) dan temperatur air sebelum dan sesudah percobaan dicatat.